Detail Cantuman Kembali
pengaruh sudut anyaman serat pandan terhadap kuat tarik sebagai penguat pada komposit
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi sudut anyaman serat pandan (Pandanus tectorius) terhadap kekuatan tarik material komposit sebagai alternatif ramah lingkungan untuk aplikasi pada material komposit. Serat pandan dipilih sebagai bahan penguat karena ketersediaannya yang melimpah, sifat biodegradabel, dan kekuatan mekanik yang potensial. Metode yang digunakan melibatkan proses laminasi dengan matriks resin polyester dan variasi sudut anyaman serat sebesar 0°, 45°, dan 90°. Uji tarik dilakukan menggunakan mesin uji Zwick Roell Z005 untuk memperoleh nilai ultimate tensile strength dari masing-masing spesimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sudut anyaman memberikan pengaruh terhadap arah dan distribusi tegangan dalam komposit. Namun, kekuatan tarik terbesar tercatat pada sudut 0°, yang menunjukkan bahwa gaya tarik lebih efektif ditahan oleh serat yang sejajar dengan arah gaya. Sementara itu, pada sudut 45° dan 90°, kekuatan tarik menurun karena serat tidak sepenuhnya sejajar dengan arah pembebanan. Dari hasil perbandingan kedua parameter mekanik dengan standar BKI 2021, dapat disimpulkan bahwa material komposit berbasis serat pandan dalam konfigurasi uji saat ini belum memenuhi kriteria kelayakan sebagai material struktur kapal. Kelemahan terutama terletak pada rendahnya kekuatan tarik.
Risqi Dwi Septian - Personal Name
Nur Yanu Nugroho, S.T., M.T. - Personal Name
Dr. Ir. A. Basuki Widodo, M.Sc. - Personal Name
Nur Yanu Nugroho, S.T., M.T. - Personal Name
Dr. Ir. A. Basuki Widodo, M.Sc. - Personal Name
621.25.21 Ris p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2025
Surabaya
xi, 61 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







